DIRGAHAYU KORPS BRIMOB POLRI

cropped-img_004011111.jpgPADA HARI JADI KE 69 TAHUN 2014 KORPS BRIMOB KEMBALI DIPERCAYA UNTUK MENGGUNAKAN SERAGAM BARU BERMOTIF CAMOUFLAGE, SERAGAM YANG SEBENARNYA SUDAH PERNAH ADA SEBAGAI SAKSI PENGABDIAN BHAYANGKARA POLRI DALAM MENJAGA PERADABAN MASYARAKAT INDONESIA BAHKAN SEMENJAK AWAL MASA KEMERDEKAAN, HANYA BERSELANG BEBERAPA HARI PASCA SOEKARNO – HATTA MENGUMANDANGKAN PEKIK MERDEKA PADA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945, TEPATNYA PADA TANGGAL 21 AGUSTUS 1945 DI SURABAYA , PEMUDA M JASSIN MEMOBILISASI LEWAT PROKLAMASI POLISI SELURUH : BARISAN POLISI ISTIMEWA, PASUKAN POLISI ISTIMEWA, POLISI ISTIMEWA, DAN POLISI MACAN YANG MASIH MENJADI BAGIAN PEMERINTAHAN DAI NIPPON UNTUK MENYATAKAN DIRINYA SEBAGAI POLISI INDONESIA.

INILAH AWAL MULA SEBAGAI MODAL PERJUANGAN BANGSA INDONESIA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN YANG BARU DIKUMANDANGKAN, SAMPAI KEPADA MASA REORGANISASI POLISI ISTIMEWA MENJADI MOBILE BRIGADE PADA TANGGAL 14 NOVEMBER 1945 SEMAKIN MENGOKOHKAN EKSISTENSI PASUKAN GERAK CEPAT, SERBA SIAP DAN MILITAN UNTUK MENGAWAL BBANGSA YANG BARU LAHIR MENJAGA , MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKATNYA.

DIRGAHAYU KORPS BRIMOB POLRI.
SIAP MENJADI SATUAN TERBAIK DALAM MELAYANI , MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT.

sat brimobda NTB

SAT 3 POR

SAT 2 POR

SAT 2 POR..

JATENG

PMJ

MAKO

AKPOL 3

AKPOL 2

AKPOL 1

KALTIM

GANJAR

KAPOLRI

logo hut 2014

The ressurection of the lost regiment

RESIMEN YANG HILANG

Detik-detik menjelang pemberangkatan pasukan untuk suatu hajatan akbar justru merupakan masa yang paling menegangkan , dering telpon dari mabes ABRI kala itu mengagetkan semua pasukan dan komandan Brimob, dering yang mewartakan bahwa Brimob boleh tampil sebagai pasukan upacara lengkap dengan loreng pelopor , tepat di hari ulang tahun ABRI 5 Oktober 1998.

UNIT K-9 MILIK MENPOR DALAM SEBUAH SESI LATIHAN PENERJUNAN
UNIT K-9 MILIK MENPOR DALAM SEBUAH SESI LATIHAN PENERJUNAN
SESI LATIHAN PENJINAKAN UXO DALAM MANUVER JURU BALA
SESI LATIHAN PENJINAKAN UXO DALAM MANUVER JURU BALA
PENUTUPAN LATIHAN JURU BALA DI PELABUHAN RATU 1971
PENUTUPAN LATIHAN JURU BALA DI PELABUHAN RATU 1971
PENUTUPAN LATIHAN JURU BALA DI PELABUHAN RATU
PENUTUPAN LATIHAN JURU BALA DI PELABUHAN RATU

5

SESI LATIHAN  , PERHATIKAN TOPI FIELD CAP YANG SENGAJA DIBUAT  LEBAR SEBAGAI PENGGANTI BARET
SESI LATIHAN , PERHATIKAN TOPI FIELD CAP YANG SENGAJA DIBUAT LEBAR SEBAGAI PENGGANTI BARET

7

8

9

CONFIDENCE SHOOTING / TEMBAK KEPERCAYAAN  SKILL KHAS MENPOR YANG MASIH DIWARISI SAMPAI SEKARANG
CONFIDENCE SHOOTING / TEMBAK KEPERCAYAAN SKILL KHAS MENPOR YANG MASIH DIWARISI SAMPAI SEKARANG

11

12

IMG_0253

IMG_0259

IMG_0263

IMG_0267

IMG_0268

IMG_0271

IMG_0272

IMG_0274

IMG_0279

BADGE SATUAN II PELOPOR YANG BERKEDUDUKAN DI KEDUNG HALANG
BADGE SATUAN II PELOPOR YANG BERKEDUDUKAN DI KEDUNG HALANG
WE STRIKE
WE STRIKE
PERSENJATAAN SATUAN PELOPOR SAAT INI
PERSENJATAAN SATUAN PELOPOR SAAT INI

IMG_0300

IMG_0314

MENYERANG DAN MENGHILANG
MENYERANG DAN MENGHILANG

IMG_0387

IMG_0391

MANUVER
MANUVER

Suasana berubah senyap ketika tiba-tiba hanya di lingkar dalam Mako Korps Brimob saja turun hujan sedemekian lebat, memaksa pasukan upacara dari Batalyon B Resimen 1 Korps Brimob berteduh atau tepatnya berkumpul di selasar Museum Brimob ( kini menjadi Mako Satuan IV / Puslat ) sambil melhat lihat foto lawas perjuangan sesepuh MenPor
Entah ide siapa dan darimana, tiba –tiba ada celetukkan khas prajurit yang mengajak berdoa memohon agar perjuangan Men-Por dapat dilanjutkan hari itu, tidak dinyana berselang sekejap kemudian langit Kelapa Dua menjadi cerah dan hujanpun mulai reda.
Sekelumit cerita pengatar tadi adalah pengalan sejarah yang jarang diketahui oleh penerus Brimob saat ini , desas-desus adanya tarik urat leher antara Kapolri Jendral Dibyo Widoodo yang bersikeras agar Brimob dapat tampil dengan loreng Men-Por kebanggannya.
Sejarah berlanjut kembali dengan cerita bahwa pasca likuidasi Korps Brimob mengalami masa -masa kemunduran secara teknis kemampuan dan perlatan saran dan prasarana, dimulai pada era tahun 1969-1970, melihat foto foto lawas khusunya masa 80 an sampai 90 merupakan masa-masa tersulit bagi Brimob , tak pelak adanya curahan hati para prajurit dan pimpinan kala itu dengan menuliskan ” KAMI MASIH ADA ” makna mendalam dibalik tulisan yang kerap muncul di spanduk peringatan hari ulang tahun Korps Brimob.
Kualifikasi Pelopor dibentuk di Sekolah Pendidikan Pelopor yang memberikan pendidikan khusus kepada warga MOBRIG yang memenuhi persyaratan untuk menjadi anggota Kesatuan Pelopor (ranger). Pada masa Kepemimpinan R. Soeparto diupayakan untuk membentuk tenaga – tenaga instruktur yang berkualitas seperti ranger luar negeri. Beberapa langkah dilakukan, diantaranya Sekolah Pendidikan Mobile Brigade menyeleksi para Perwira instruktur untuk disekolahkan di luar negeri . Tempat Studi dipilih Philipina dan Jepang (Okinawa), karena Instrukturnya dari Angkatan Darat Amerika yang berpengalaman.

IMG_0416

IMG_0418

IMG_0442

IMG_0445

Police 8

Pengiriman para instruktur Sekolah Pendidikan Mobile Brigade ke luar negeri pertama kali dilakukan pada tahun 1955-1956. Mereka yang terpilih dari seleksi adalah : IPTU Soetrasno, IPTU Annas Tanuwidjaja, AIPTU Andi Abdulrohman, disamping itu, pengiriman juga dilakukan untuk beberapa perwira MOBRIG daerah, yakni : IPTU Soekari, IPTU K.E. Loemy, IPTU Wongso Dipuro, AIPTU Soediyatmo.
Selama satu tahun mereka belajar di luar negeri. Ilmu yang ditimba di kedua Negara itu cukup bermanfaat untuk pengembangan Sekolah Pendidikan Mobile Brigade. Mereka adalah tenaga instruktur yang sangat bermanfaat untuk pembentukan Ranger Indonesia.
Dari tangan merekalah proses pembentukan Ranger diambil dari peserta hasil lulusan SPN Sukabumi sebanyak 15 orang Agen Polisi kelas dua, yaitu AP. II Syakir, AP. II M. Calseus Sukisman, AP. II Bejo Rahayu, AP. II Sukardi, AP.II Rokhiyat, AP. II M. Ali Rifai, AP. IISuhanda, AP. II Ubeh, AP. II Mamin Rohman, AP. II Edy Kusman, AP. II Bunyani, AP. II Mawi, AP. II Untung Sutrisno, AP. II Sukidjo, AP. II Sukanto. Dalam pendidikan tersebut kelima belas orang dnyatakan lulus pada tanggal 20 Oktober 1956, dan lulusan pertama sekolah Ranger Pendidikan Mobile Brigade Porong sekaligus menandai lahirnya Ranger Indonesia. Mereka ditempatkan sebagai pembantu Instruktur Ranger Sekolah Pendidikan Mobile Brigade Porong.
Pada pertengahan tahun 1956 terpilih 8 orang untuk tugas pendidikan di Okinawa gelombang II yaitu IP II R. Sudarmadji, AIP II Miswan, AIP II Paimun Hadi Santoso, AIP II Subanu, AIP II Sutomo, AIP II Slamet, AIP II umun Surachman dan AIP II Sutomo. Mereka disertai 15 orang pembantu Instruktur Ranger hingga tahun 1959. Aktivitas Sekolah Pendidikan Mobile Brigade disibukan oleh pembentukan Satuan Ranger. Tanggal 14 September 1959 terbentuk Kompi pertama Ranger Indonesia dengan sebutan Kompi 5994.
Itulah sebabnya pada tahun 1959 Pendidikan Pelopor untuk Angkatan I baru dimulai . tercatat peserta didik sebanyak 196 orang, 117 orang gagal.karena pendidikan yang dikembangkan itu adalah pendidikan Pelopor, maka penekanan terletak pada pelajaran Leadership.
Dibidang itu para siswa banyak yang tidak lulus, yaitu sebanyak 71 orang. Pada angkatan II, siswa yang masuk sebanyak 169 orang. Pendidikan dilaksanakan pada tahun yang sama dengan angkatan I,, dari jumlah siswa tersebut diatas 109 dinyatakan lulus, dan 60 gagal, terutama leadership 49 orang, dan keahlian 11 orang. Penddidikan untuk angkatan III baru dilaksanakan tahun 1961 diikuti 242 siswa.
Hasil yang dicapai angkatan ini terlihat kurang bagus, karena lebih dari 50 % atau 128 siswanya tidak lulus. Hanya sebanyak 114 dinyatakan lulus. Berbeda dengan angkatan I, untuk angkatan III kelemahan terletak pada penguasaan materi keahlian. Sebanyak 122 orang tidak lulus keahlian, dan 6 orang gagal leadership, sejak tahun 1961 nama Ranger tidak lagi dipergunakan, diganti nama Pelopor.

DOKUMENTASI LORENG BRIMOB DARI MASA KEMASA

BEBERAPA FOTO DIBAWAH MERUPAKAN KONTRIBUSI SEORANG REKAN YANG SANGAT INTENS TERHADAP SEJARAH MILITER DI INDONESIA ” THANK YOU KEN ”

DSCF0976

http://www.fed-std-595.com/FS-595-Paint-Spec.html

href=”https://jurnalsrigunting.files.wordpress.com/2013/11/dsc_6436.jpg”>DSC_6436DSC_6447DSC_64301

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

UPACARA PERESMIAN BATALYON 32 PARA KORPS BRIMOB POLRI , PERHATIKAN PEMAKAIAN LORENG MACAN TUTUL TYPE M 1942 DENGAN SEDIKIT  PERBEDAAN PADA MOTIF YG LEBIH LEBAR DAN AGAK GELAP
UPACARA PERESMIAN BATALYON 32 PARA KORPS BRIMOB POLRI , PERHATIKAN PEMAKAIAN LORENG MACAN TUTUL TYPE M 1942 DENGAN SEDIKIT PERBEDAAN PADA MOTIF YG LEBIH LEBAR DAN AGAK GELAP

 

PDL KHUSUS UNTUK ANGGOTA YON 32 PARA BRIMOB
PDL KHUSUS UNTUK ANGGOTA YON 32 PARA BRIMOB
MOTIF LORENG UNTUK BATALYON 32 PARA YANG BERPANGKALAN DI SUKASARI
MOTIF LORENG UNTUK BATALYON 32 PARA YANG BERPANGKALAN DI SUKASARI
MOTIF LORENG MENPOR YANG PEMAKAIANNYA SANGAT TERBATAS , TERCATAT JAJARAN RESIMEN I ( KEDUNG HALANG ) DI TAHUN 1998 PERNAH MEMPEROLEH PEMBAGIAN JACKET BERMOTIF INI
MOTIF LORENG MENPOR YANG PEMAKAIANNYA SANGAT TERBATAS , TERCATAT JAJARAN RESIMEN I ( KEDUNG HALANG ) DI TAHUN 1998 PERNAH MEMPEROLEH PEMBAGIAN JACKET BERMOTIF INI

Menpor

personil batalyon 32 para  dengan seragam khas
personil batalyon 32 para dengan seragam khas
motif camouflage yon 32 para
motif camouflage yon 32 para
rancangan motif camouflage untuk brimob yang dibuat oleh seorang ahli strategi militer ken conboy
rancangan motif camouflage untuk brimob yang dibuat oleh seorang ahli strategi militer ken conboy
pemakaian kembali loreng menpor dan loreng pelopor  pada saat peringatan 50 tahun emas brimob
pemakaian kembali loreng menpor dan loreng pelopor pada saat peringatan 50 tahun emas brimob

 

LORENG MACAN TUTULYANG DIGUNAKAN MENPOR PADA SAAT HUT BRIMOB TANGGAL 14 NOVEMBER 1961
LORENG MACAN TUTULYANG DIGUNAKAN MENPOR PADA SAAT HUT BRIMOB TANGGAL 14 NOVEMBER 1961
SOSOK PASUKAN MENPOR YANG BERTUGAS SEBAGAI PAWANG K9 YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PENJEJAK
SOSOK PASUKAN MENPOR YANG BERTUGAS SEBAGAI PAWANG K9 YANG DIGUNAKAN SEBAGAI PENJEJAK
LORENG MACAN TUTUL YANG DIGUNAKAN OLEH DANYON 32 PARA
LORENG MACAN TUTUL YANG DIGUNAKAN OLEH DANYON 32 PARA
PEMASANGAN TANDA JABATAN DANYON 32 PARA
PEMASANGAN TANDA JABATAN DANYON 32 PARA
KOMANDAN UPACARA JUSTRU MENGGUNAKAN LORENG MOTIF TIGER STRIPE , DIYAKINI LORENG INI MASUK KE INDONESIA  ATAS INISIATIF HERMAN SARENS  SOEDIRO KETIKA MENJABAT SEBAGAI  KOMANDAN KOGABDIK PARA , DIMANA SAAT ITU PASUKAN YON 32 PARA MENGIKUTI PELATIHAN TERJUN PAYUNG
KOMANDAN UPACARA JUSTRU MENGGUNAKAN LORENG MOTIF TIGER STRIPE , DIYAKINI LORENG INI MASUK KE INDONESIA ATAS INISIATIF HERMAN SARENS SOEDIRO KETIKA MENJABAT SEBAGAI KOMANDAN KOGABDIK PARA , DIMANA SAAT ITU PASUKAN YON 32 PARA MENGIKUTI PELATIHAN TERJUN PAYUNG

Dirgahayu Korps Brimob Polri

Tepat pada tanggal 14 November 2013 korps Brimob Polri merayakan hari ulang tahun, dengan acara yang sederhana tepatnya di Mako Korps Brimob Kelapa Dua , Depok, Kapolri Jenderal Pol.Drs Sutarman memberikan sambutan, sebagai sebuah introspeksi perjalanan sejarah pengabdian Korps Brimob Polri tidaklah terepas dari berbagai dinamika perjalanan Bangsa Indonesia.
FINAL AMANAT KAPOLRI PD HUT BRIMOB KE 68 THN 2013 OK
Kali ini marilah kita luangkan sejenak mengenang salah satu fase-fase bersejarah dalam pengabdian Korps Brimob Polri, sengaja saya tampilkan sebuah kenang-kenangan dari upacara yang sama ditahun 1969 , sebuah masa yang patut dikenang karena pada masa- masa inilah tepatnya antara tahun 1969-1970 , Taring Resimen Pelopor mulai ditanggalkan sebagai sebuah pasukan berkonsep Striking Force dan berkemampuan Light Infantry menjadi sosok pasukan penegak hukum yang menempatkan due proses of law sebagi sebuah bahasa keseharian.

ketika jarum sejarah telah berputar dan tiada mungkin untuk dikembalikan , adalah suatu kebijaksanaan untuk mempelajari lika liku sejarah sebagai sebuah wawasan yang menjadi landasan bertindak dimasa depan.

Era Menpor bertaring mulai surut ditahun 1972 dan pada tahun 1974 , Anton Soedjarwo , sebagai Kadapol ( Kapolda ) Jakarta Raya kala itu membentuk Gegana sebagai jalan tengah untuk tetap menjaga eksistensi pasukan gerak cepat penghancur kejahatan tetap ekis di tubuh Polri.

Sangat menarik bila menyimak sambutan Kapolri kala itu , Komdjen Pol Drs. Hoegeng , tinggal bagaimana kita menyimak dan memahami dalam konteks bathiniah saat itu dan konteks kekinian , bahwa KAMI MASIH ADA.

Dirgahayu Korps Brimob Polri tetaplah semangat dalam menjaga peradaban manusia , Banggalah Korps Brimob Polri sebagai pasukan terbaik dalam melayani, melindungi dan melayani masyarakat.

IMG

IMG_0001

IMG_0002

IMG_0003
IMG_0004

IMG_0005
IMG_0006

IMG_0007

IMG_0008

IMG_0009

IMG_0010

IMG_0011

IMG_0012

IMG_0013

IMG_0014

IMG_0015
IMG_0016

IMG_0017

IMG_0018

IMG_0019

IMG_0020

IMG_0021

IMG_0022

IMG_0023
IMG_0024
IMG_0025

IMG_0026